Breaking News

Cara Menargetkan Pengunjung Website dengan Efektif

Site stats concept illustration Free Vector

Pada peluang dan kesempatan kali ini kami Jasa Landing Page akan mengulas dan membahas mengenai bagaimana teknik menargetkan pengunjung situs dengan efektif. Dalam menjalankan suatu bisnis memasarkannya mesti cocok dengan target yang hendak dituju. Jada Landing Page Murah hendak berbagi sejumlah tips tentang cara supaya target pengunjung yang dituju cocok serta bagaimana suatu iklan dapat menyerahkan engagement yang bagus pada suatu brand.

90% pemakai di Indonesia mengakses internet memakai smarpthone. Oleh karena tersebut hal ini adalahpeluang yang besar untuk semua pengembang apps guna dapat memanfaatkan Ads pada software mereka.

Pada ketika ini sosial media paling penting, dari Indonesia sendiri 1 dari 3 orang dari 250 juta orang, kira-kira pemakai Facebook terdapat 80 juta orang pemakai dan dari Instagram terdapat 18 juta orang pemakai. Dan yang lebih unik lagi ketika ini pemakaian Instagram ingin lebih aktif dikomparasikan dengan Twitter.

Mengapa evolusi dari semua advertisers ini masih begitu lambat daripada evolusi dari konsumen tersebut sendiri? Saat ini tidak sedikit brand yang masih bingung bagaimana metodenya untuk dapat mencapai customer dengan teknik efektif.

Mengapa urusan itu dapat terjadi? Salah satunya, urusan ini disebabkan algoritma pada Google yang berubah masing-masing tahunnya, tipe-tipe ads yang berubah, dan sebagainya. Jadi bagaimana caranya supaya kita dapat menjangkau customer dengan budget yang paling friendly?

Berikut sejumlah tips mengenai teknik menargetkan pengunjung atau audiens situs dengan efektif:

Plan: S-T-D-C Approach

Anda dapat merealisasikan pendekatan S-T-D-C, yaitu:

See
User menyaksikan iklan itu (display atau video ads) namun tidak melakukan kegiatan apapun pada iklan tersebut. (Tetapi seringkali user bakal mengklik banner tersebut sesudah 3 atau 4 kali melihat).

Think
User mengklik banner yang menciptakan mereka tertarik dan pergi ke situs tersebut. Pada permasalahan lainnya, seringkali user tidak mengklik secara langsung, namun akan mengerjakan riset melewati pencarian Google nantinya.

Do
User mendatangi website untuk menggali inforasi. Biasanya user menyaksikan informasi tentang produk, promo dan pesan pada ads banner.

Coddle
Pada fase ini lah dimana Customer menjadi hendak sekali terhadap brand yang sudah ditawarkan.

Pasang iklan yang tepat
Dalam memilih channel iklan yang tepat, butuh ada petunjuk terlebih dahulu, dan sejumlah pertanyaan yang umum yang tidak jarang ditanyakan oleh sejumlah brand yaitu: apa saja iklan yang ada, kegunaannya apa, apa saja fiturnya, harganya bagaimana?

Gunakan data dalam beriklan
“Data Is King, But Mobile Will Decide Who Rules” – Sebenarnya untuk mengerjakan digital campaign, data adalahhal yang sangat penting. Tetapi pada akhirnya, orang-orang mengakses data itu dengan memakai mobile. Itulah kenapa dapat disebutkan bahwa Mobile Will Decide Who rules.

Tapi kali ini anda akan membicarakan bagaimana suatu data bisa kita pakai untuk engage untuk customer yang tepat. Data dapat kita dapatkan saat kita mengerjakan campaign

Ketika pengunjung meng-klik iklan Anda, mendatangi landing page Anda, menambahkan sejumlah items/barang ke dalam shopping cart/keranjang melakukan pembelian barang Anda, dan menuntaskan atau tidak menuntaskan pembayaran, Anda dapat mendapatkan data-data tentang pengunjung tersebut. Pada ketika ini data yang anda peroleh, dapat anda pilah ke sejumlah tahap-tahap tertentu.

Inilah yang disebut dengan konsep Re-targeting atau Re-marketing dan dipaparkan pulang oleh iklan-iklan tersebut sampai-sampai pengunjung terkenang kembali dan beranggapan apakah dia butuh atau tidak untuk melakukan pembelian brand/produk yang sudah kita tawarkan melewati iklan.

Eksplorasi medium iklan baru
Brand tidak lagi melulu terbatas pada suatu media saja, namun dapat sungguh-sungguh digunakan oleh user. Contohnya laksana Snapchat pada ketika ini, Gatorade mengemukakan iklannya dengan menjadi efek yang dapat dipakai pada fitur Snapchat tersebut, seolah-olah orang yang mengambil potret tersiram dengan Gatorade (sayangnya di Indonesia sendiri masih belum ada kiat iklan laksana ini).

Lain lagi dengan McDonald di Jepang, mereka menjadikan dirinya sponsor di seluruh toko sebagai PokeStop atau PokeGym. Hal ini malah dapat unik para pemain Pokemon Go dan mendatangkan tidak sedikit pengunjung ke toko mereka.

Itulah sejumlah tips supaya dapat menargetkan pengunjung secara tepat dan efektif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *